Simple But Essentials

Hati-Hati Dengan Kredit Tanpa Agunan

Posted by: Gede Suarnaya on: April 21, 2008

pusingKredit Tanpa Agunan (KTA) atau yang dalam bahasa kerennya kita kenal dengan Personal Loan memang sudah tidak asing lagi bagi kita. Hampir setiap hari orang-orang disekitar kita yang ingin membutuhkan pinjaman cepat tanpa membutuhkan jaminan (agunan), berbondong-bondong untuk mendapatkan kredit tanpa agunan dari berbagai macam bank. Kebutuhan akan dana cepat untuk berbagai macam keperluan ekstra seperti memperluas usaha, menyekolahkan anak, renovasi rumah, membeli mobil sampai berbagai macam kebutuhan konsumtif lainya membuat masyarakat sangat membutuhkan jenis kredit ini. Pihak bankir pun tidak tutup mata menyikapi masalah ini. Pihak bankir terus berlomba-lomba untuk menawarkan jenis kredit tanpa agunan (KTA) dengan syarat yang mudah dan dengan batas waktu persetujuan aplikasi yang cepat. Tak heran pertumbuhan KTA dalam beberapa tahun terakhir mencapai 20%-30% per tahun. Cukup fantastis.

Namun jangan lupa, dibalik kemudahan mendapat kredit tersebut, kita tidak boleh terlena dengan menghambur-hamburkan pinjaman utang tersebut untuk kebutuhan konsumtif yang pada dasarnya tidak Anda perlukan sama sekali. Perhitungkan dengan matang apa yang harus Anda lakukan sebelum mengambil KTA. Perhitungkan kemampuan Anda untuk mencicil angsuran, jangan memaksakan kemampuan Anda dengan merekayasa menaikkan slip gaji bulanan. Ingat, idealnya utang yang Anda bayar tiap bulan tidak melebihi 30 % penghasilan Anda. Kemudian rencanakan penggunaan pinjaman tersebut dengan matang. Sekali salah langkah akan berakibat fatal. Bunga rata–rata KTA sangat tinggi, jauh lebih tinggi dari bunga kredit biasa. Kredit Tanpa Agunan (KTA) pada dasarnya merupakan kredit yang membantu hidup nasabah menjadi lebih sejahtera, bukan tambah melarat. Hindari penggunaan kredit untuk kebutuhan konsumtif yang tidak perlu. Membeli mobil atau handphone canggih hanya karena gengsi dengan teman-teman Anda.Kalaupun itu tidak bisa dihindari, usahakan untuk membeli atau membiayai asset yang produktif, seperti tanah dan bangunan (asset yang nilainya naik terus) atau mobil untuk mempermudah kegiatan usaha Anda.

Seperti yang saya uraikan di atas, bahwa KTA merupakan kredit yang membantu hidup Anda lebih sejahtera, sehingga idealnya kebutuhan konsumtif yang layak dibiayai dengan dengan KTA adalah kebutuhan yang mempunyai keuntungan bagi masa depan Anda, seperti membiayai biaya pendidikan,atau ekspansi usaha Anda. Untuk kebutuhan-kebutuhan mendesak yang lain yang sangat memerlukan biaya besar seperti biaya menikah bisa menjadi pertimbangan Anda mengambil KTA. Ini pun dilakukan jika kebutuhan Anda tersebut tidak bisa dibiayai dengan tabungan atau sumber pinjaman lainnya. Jadi berhati-hatilah dalam mengambil KTA, jangan sampai Anda di kuasai nafsu untuk membeli barang tertentu yang sebenarnya tidak Anda butuhkan. “Think Twice”!.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan