Anda Berani Berhutang?
Posted by: Gede Suarnaya on: April 18, 2008
Siapa yang tidak kenal dengan Hutang. Hampir setiap hari orang disekitar kita sering dipusingkan dengan mahluk yang namanya hutang. Mendapat pinjaman memang terasa mendapat durian runtuh, apalagi ketika kita sangat membutuhkan pinjaman tersebut. Tetapi ingat di balik semua itu Anda mempunyai kewajiban untuk membayar cicilan hutang tersebut. Bahayanya, ketika berjalan beberapa bulan , Anda tidak mampu membayar cicilan hutang tersebut. Stres otomatis akan menghampiri hidup Anda. Pusingkan?.
Berikut kita ulas bagaimana prinsip-prinsip berhutang yang baik :
- Kita berhutang kalau kita benar-benar membutuhkan dana atau dalam kondisi terdesak. Jangan pernah berhutang karena memanfaatkan kesempatan adanya fasilitas hutang. Kalau kita tidak membutuhkannya dan tidak mampu memanfaatkannya sebaiknya jangan berhutang.
- Jangan berhutang kalau kita tidak mampu memenuhi kewajiban yang timbul karena berhutang. Jangan memanipulasi data (misalnya minta bendahara gaji kantor Anda untuk untuk menaikkan slip gaji Anda) hanya untuk mempermudah mendapatkan hutang Anda. Akibatnya anda tidak mampu membayar cicilan bulanan.
- Utang berpeluang mengurangi aset. Utang mampu mengerogoti aset sehingga kekayaan kita berkurang. Ini disebabkan karena utang memiliki biaya bunga dan denda jika kita terlambat membayar.
- Buatlah prioritas. Kalaupun Anda harus berhutang, Anda harus membuat prioritas lebih dulu, manakah aset atau kebutuhan yang harus segera penuhi. Kebutuhan yang penting dan mendesak mendapat prioritas utama. Jangan berhutang untuk membeli kebutuhan konsumtif yang tidak perlu. Hanya semata-mata buat gengsi saja. Misalnya : mengambil utang untuk membeli hand phone atau mobil yang sebenarnya belum Anda perlukan. Bahayanya lagi Anda membeli mobil seken yang Anda belum ketahui latar belakangnya sehingga Anda akan mengeluarkan biaya tambahan untuk mereparasinya. Sedangkan dananya sama sekali tidak ada di pos pengeluaran Anda.
- Jangka waktu berhutang harus tepat. Aturlah jangka waktu berhutang dengan waktu pengembalian. Jangan memaksakan diri untuk mengambil jangka waktu pengembalian utang yang pendek, karena sebenarnya Anda tidak mampu mengembalikan segera.
- Jangan sampai utang meningkatkan stress atau menjadi beban pikiran. Orang dikejar-kejar oleh Debt Collector karena tidak mampu membayar utang. Harta berlimpah tetapi hidup tidak tenang.
- Utang yang Produktif. Utang yang terbaik adalah utang yang produktif. Artinya mampu meningkatkan nilai aset yang kita miliki. Ini bisa terjadi jika aset yang dibiayai dengan utang, nilainya lebih cepat daripada biaya utang (bunga utang). Contohnya : Jika Anda mengambil kredit Rumah dengan fasilitas KPR atau tanah dengan fasilitas KTA (kredit tanpa agunan). Kedua aset ini adalah aset yang memiliki nilai yang naik terus dari waktu ke waktu. Dalam waktu beberapa tahun saja nilaui aset tersebut naik berlipat-lipat jauh lebih tinggi dari biaya utang yang kita bayar. Inilah yang namanya utang Produktif. Berbanding terbalik jika kita mengambil kredit untuk membeli mobil. Bisa dipastikan aset ini dari tahun ke tahun nilainya turun. Sehingga biaya bunga yang Anda bayar jauh lebih besar dengan nilai aset yang dibiayai. Jangan berhutang jika Anda tidak membutuhkannya. jangan sampai Anda gigit jari dibuatnya.
Nah sekarang terserah Anda. Masih berani berhutang?.
Semoga Bermanfaat.
visit : www.gedesuarnaya.com
Sumber : Buku Karyawan Kaya Raya (Pengarang : Istijanto)
Mei 7, 2008 pada 5:00 pm
Wah…aq baru tahu ada juga Utang yang produktif ya…
Hmmmp..info yang menarik bngt..
thanks